Berawal dari Keinginan Mama
Sekitar tanggal 3 November 2024 saat sedang di kantor, Mama telepon. Aku cukup kaget karena Mama tiba-tiba minta segera berangkat umrah pada Ramadhan 2025 kemarin, usut-punya-usut rupanya karena dorongan dari orang-orang sekitar yang membuat Mama mendesak Papa supaya bisa segera berangkat umrah. Papa hanya bisa berangkatkan satu orang, jadi kalau harus memaksakan segera berangkat maka hanya Mama yang berangkat sendirian. Karena mungkin Papa dan Mama butuh saran lain, akhirnya telepon aku.
Pada dasarnya umrah bersama keluarga memang sudah menjadi salah satu impianku, hanya saja aku masih dalam proses mengumpulkan uang untuk hal tsb dan tentu saja karena ada impian lain, sehingga pendapatanku harus dibagi ke beberapa kantong tabungan yang berbeda. Mendengar permintaan tsb aku cukup kaget, karena tidak mungkin aku membiarkan Mama pergi sendirian (ngga tegaaa). Dan jika harus memberangkatkan 4 orang pada Ramadhan 2025, yang mana saat itu jaraknya hanya 3 bulan dari saat telepon (November 2024), aku belum sanggup. Tapi dengan modal bismillah aku meyakinkan Papa dan Mama untuk menahan dulu keinginan tsb, karena insyaallah Ramadhan 2026 aku akan ikut. Meskipun aku mengusahakan agar bisa berangkat sekeluarga, tapi aku tidak menjanjikan hal tsb, minimal aku dan Mama yang berangkat.
Aku pun mencari referensi harga umrah saat Ramadhan dari agen travel yang aku percaya. Dari situlah aku menghitung estimasi biaya jika berangkat 4 orang, dan mengatur ulang pembagian tabunganku. Karena meskipun umrah tsb kujadikan sebagai prioritas, tabungan lainnya tidak boleh dilupakan.
Daftar Umrah
Oktober 2025 aku mulai mencari informasi terkait paket Ramdhan yang tersedia di agen travel yang kupercaya. Karena aku butuh tanggal fix (bukan tanggal estimasi), dengan pesawat tertentu dan hotel jalan kaki, tidak banyak pilihan agen travel yang bisa kujadikan bahan pertimbangan. Hanya satu agen travel yang hampir memenuhi itu semua, tapi sayangnya harga yang ditawarkan masih sedikit lebih mahal untuk hotel yang menggunakan shuttle bus. Bagiku yang membawa orang tua serta umrah disaat Ramadhan yang sudah pasti akan lebih ramai dari biasanya, tentu saja hotel yang dekat (meski bukan di pelataran) adalah hal wajib bagiku. Hingga akhirnya aku menemukan Hamdan Tour, yang memenuhi semua kriteria wajib yang kucari. Bahkan dengan harga yang lebih murah dari agen travel yang satunya.
Meskipun begitu, aku tidak bisa langsung memilihnya karena tidak ada manasik offline dan tidak ada fasilitas kereta cepat. Sebenarnya dua hal tsb tidak masalah bagiku, tapi rupanya Mama cukup menginginkan dua hal tsb. Mengenai manasik offline, setelah diberi penjelasan dari aku dan Papa, Mama akhirnya mengerti jika manasik offline untuk umrah itu tidak masalah jika tidak ada, karena rukun umrah tidak sebanyak haji, jadi tidak masalah jika tidak ada manasik offline (hanya manasik online). Kemudian terkait kereta cepat, setelah kujelaskan perbandingan harga antara yang menggunakan kereta cepat dan yang tidak, akhirnya Mama pun lebih memilih tanpa kereta cepat. Akhirnya aku melakukan DP untuk paket Ramadhan 4 orang di Hamdan Tour pada tanggal 17 Oktober 2025.
Namun, pertimbangan tidak berhenti sampai disitu. Sebelum melakukan DP sebenarnya aku sudah tahu jika paket yang kupilih menggunakan pesawat yang transit. Awalnya aku tidak masalah karena saat berangkat transitnya hanya 2 jam. Namun sayangnya aku baru sadar setelah melakukan DP, bahwa saat perjalanan pulang transitnya kemungkinan 8 jam (agak kurang yakin karena tidak tahu jam di itinerary itu mengikuti waktu Indonesia atau waktu di negara tsb). Terlepas dari berapa lama pastinya waktu transit, aku tetap khawatir. Tapi alhamdulillah tak lama setelah itu aku melihat ada paket dengan direct flight. Namun karena tanggalnya belum fix, aku pun belum berani mengubah paketku.
Hingga kemudian di tanggal 2 Desember 2025 aku memastikan apakah tanggalnya sudah fix atau belum, dan alhamdulillah tanggalnya sudah fix. Aku pun dengan segera mengubah paketku. Sebelumnya aku sudah menceritakan ke Papa dan Mama terkait perjalanan transit dan direct flight ini, serta perbedaan harga dari keduanya. Karena harga yang tidak berbeda jauh, Papa dan Mama tentu saja lebih memilih direct flight. Alhamdulillah banget di Hamdan Tour dapat mengubah paket selama belum H-50 hari.
Pelunasan
Saat dalam perjalanan pulang setelah membuat paspor, Papa membahas tentang biaya umrah ini. Rupanya Papa mau ikut membayar biaya satu orang, sesuai dengan kemampuan Papa. Alhasil kami pun memutuskan akadnya Papa bayar untuk adikku, sementara aku bayar untuk Papa, Mama, dan aku sendiri. Bersyukur banget Papa mau ikut bantu biaya tsb, karena aku jadi bisa mengalokasikan uangku untuk kebutuhan lainnya. Karena selain persiapan dokumen, tentu saja masih banyak persiapan lain yang diperlukan.
Alhamdulillah pada tanggal 25 Desember 2025 aku melunasi sisa pembayarannya.
