Antara Headset Bluetooth dan Kabel, Mana yang Lebih Aman untuk digunakan sehari-hari ?
Tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan headset bluetooth sudah merajalela dimana-mana. Apalagi banyak handphone jenis terbaru yang sudah tidak lagi support port audio jack. Meski begitu banyak pula jenis headset kabel yang kini menggunakan port type-c maupun lightning. Itulah sebabnya memilih salah satu dari kedua jenis tersebut menjadi salah satu pertimbangan demi mempermudah kegiatan sehari-hari.
Kedua jenis headset tersebut pun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut rinciannya:
| HEADSET BLUETOOTH | |
| KELEBIHAN | KEKURANGAN |
| Lebih praktis untuk dibawa kemana-mana karena tidak lagi menggunakan kabel. | Terdapat radiasi yang dipancarkan karena penggunaan gelombang radio (RF) dalam teknologi nirkabelnya. Radiasinya tergolong masih dalam batas normal selama penggunaannya pun tidak berlebihan. |
| Bebas dalam bergerak karena tidak ada lagi kabel sebagai penghubung ke handphone. | Membutuhkan pengisian daya karena headset jenis ini menggunakan baterai. |
| Sangat cocok untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi dan banyak pergerakan. | Rata-rata headset bluetooth lebih mahal daripada headset kabel. |
| Tidak adanya kabel yang menghubungkan antara kedua bagian headset (kanan-kiri) membuatnya lebih mudah hilang salah satu itemnya. Cukup banyak yang mengalami hal serupa dimana headset bagian kanan hilang entah kemana, sehingga hanya menyisakan headset bagian kiri, atau sebaliknya. | |
| HEADSET KABEL | |
| KELEBIHAN | KEKURANGAN |
| Tidak ada radiasi yang dipancarkan karena tidak menggunakan gelombang radio (RF). | Kurang praktis karena masih menggunakan kabel, sehingga terkadang cukup merepotkan untuk dibawa kemana-mana. |
| Tidak perlu pengisian daya sehingga tidak perlu khawatir baterai habis. | Perawatan kabel yang kurang baik membuat headset jenis ini menjadi lebih rentan untuk rusak atau putus. |
| Lebih stabil karena tidak ada kemungkinan disconnect dengan handphone. | Perlu penyesuaian jack pada perangkat jenis baru yang kini sebagian besar dari mereka tidak lagi menyediakan audio jack pada perangkatnya. |
| Harga headset jenis ini umumnya lebih murah daripada jenis bluetooth. | |
| Penggunannya lebih mudah karena saat menghubungkan kabel ke audio jack otomatis langsung dapat digunakan. Tanpa ada kendala konektivitas. | |
Dengan kelebihan dan kekurangan tersebut, untuk menentukan headset jenis mana yang akan kita pilih tentu saja kembali pada kebutuhan dan mobilitas kita. Serta tentu saja dengan melihat budget yang kita miliki.
Aku pribadi menggunakan kedua jenis tersebut karena beberapa alasan.
Headset Kabel aku gunakan selama bekerja di kantor dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Meskipun tidak kugunakan seharian penuh, tapi penggunaan headsetku selama di kantor itu lebih lama daripada saat diluar kantor. Itulah sebabnya aku memilih headset kabel demi menghindari resiko radiasi. Meskipun banyak yang mengatakan jika radiasinya masih tergolong aman, tapi tidak ada salahnya untuk membatasi penggunaan headset bluetooth.
Merk dan jenis headset kabel yang kugunakan sejak sekitar tahun 2018 pun selalu sama dan terbilang awet. Kualitas suara yang dihasilkan pun menurutku termasuk bagus dengan harga yang masih affordable. Aku selalu menggunakan Xiaomi In-Ear Headphones Basic, karena selain suara dan harga yang oke, saat dipakai pun nyaman banget untuk aku yang lebih suka headset dengan eartips diujungnya.
Sementara itu, Headset Bluetooth kugunakan saat berkegiatan diluar, yang mana ini sangat jarang sekali kulakukan. Penggunaan headset bluetooth ku paling lama biasanya saat dalam perjalanan pulang kampung. Karena perjalanan yang ditempuh hampir 10 jam, terkadang aku menggunakan headset selama setengah dari lama perjalanan tersebut. Atau juga headset jenis ini sangat nyaman digunakan saat sedang berolahraga. Aku sering menggunakannya saat sedang jalan santai atau saat bersepeda.
Sebelumnya, aku membeli headset bluetooth dari salah satu merk yang cukup terkenal, tapi ternyata konektivitasnya agak susah. Dan suaranya pun meski terbilang oke, tapi rasanya tuh masih ada yang kurang. Kemudian aku menemukan Earbuds Anker Soundcore R50i dengan suara yang dihasilkan itu lebih bagus daripada yang aku punya sebelumnya, padahal harganya pun tidak beda jauh. Teman-teman kantor pun aku rekomendasiin headset tersebut dan yap responnya bagus semua. Mereka mengakui meski dengan harga yang affordable, hasil suaranya itu lebih dari ekspektasi. Baterainya pun tahan lama, saat aku gunakan untuk pulang kampung itu hanya satu kali charging headset loh (bukan charging tempat headsetnya ya).
Jika kamu merasa mobilitasmu lebih banyak di luar ruangan, lebih banyak pergerakan, headset bluetooth memang pilihan yang tepat selama kamu tidak merasa terganggu dengan berbagai kekurangannya. Tetapi jika mobilitasmu lebih banyak duduk dan minim pergerakan, headset kabel bisa menjadi pilihan terbaik. Atau kamu juga bisa menggunakan keduanya sesuai kebutuhan.
